Tips Merawat Bayi Baru Lahir, Penting Untuk Ibu Ketahui!

Merawat Bayi Baru Lahir

Buat ibu muda, yang baru pertama kali memiliki momongan biasanya mengalami rasa takut dan bingung bagaimana cara  merawat bayi yang tepat.  Rasa deg-degan, cemas dan khawatir hingga rasa takut jika terjadi kesalahan yang menyebabkan si kecil sakit atau hal yang tidak diinginkan. Dalam artikel ini kami mengulas informasi berupa tips merawat bayi baru lahir, dengan harapan dapat membantu Anda merawat bayi dengan benar dan menjadi aktivitas yang menyenangkan tanpa khawatir berlebihan.

Perawatan Tali Pusar

Tips merawat bayi baru lahir yang pertama adalah bagian tali pusarnya. Bagian ini harus benar-benar diperhatikan dan dirawat dengan benar, karena bagian ini mudah terkena infeksi. Sebelum tali pusar putus, sebaiknya hindari memandikan bayi. Apabila sengaja terkena air, segera keringkan menggunakan kain kasa atau cotton buds. Jangan bubuhi dengan cairan atau ramuan apapun. Biasanya tali pusar akan putus 1-2 minggu, namun ada juga yang lebih cepat dan lebih lama.

Perawatan Kulit

Perawatan bayi yang baru lahir berikutnya adalah bagian kulitnya. Kulit bayi masih sangat sensitive dan mudah terkena kuman. Jaga kebersihannya, minimal mandikan sehari 1 kali (setelah tali pusarnya lepas) atau bisa diseka menggunakan waslap. Sebelum memandikan bayi, siapkan perlengkapannya, seperti: handuk bersih yang bahannya halus dan lembut, bak khusus bayi, sabun dan shampoo khusus bayi.

Agar kulitnya lembut dan tidak lembab, bisa gunakan baby oil bayi yang mengandung Vit E.  Masalah kulit yang sering dialami oleh bayi adalah biang keringat dan ruam popok, untuk mencegah hal tersebut atur temperature kamar bayi agar nyaman dan pastikan ventilasi udaranya baik. Untuk mencegah ruam popok, pastikan popok  dalam keadaan kering dan bersih.

Jika bayi pipis atau pup segera bersihkan bagian pantat dan kemaluannya menggunakan kapas yang sudah dicelup menggunakan air bersih. Seka kotoran dari kemaluan menuju pantat. Setelah bersih dan kering, gunakan popok yang lembut.  Yang tidak kalah penting bersihkan bagian lipatan-lipatan tubuhnya menggunakan kapas yang dibasahi air hangat, hal ini dilakukan agar bayi terhindar dari biang keringat.

Perawatan Kulit Kepala

Kepala bayi yang baru lahir biasanya terdapat cradle crap atau kerak kulit kepala. Masalah ini tidak berbahaya dan akan hilang sendiri. Penyebabnya adalah karena terkena polusi udara dan debu. Untuk menghilangkan kerak tersebut harus telaten dan hati-hati, caranya gunakan kapas yang sudah dibasahi air matang atau baby oil. Gosok pelan-pelan dan lembut.
Pastikan kulit kepala bayi selalu dalam kondisi sejuk dan kering, karena kerak kepala akan bertambah banyak dan parah apabila kulit berkeringat.

Perawatan Hidung

Apabila ada kotoran atau cairan yang keluar dari hidung, bersihkan saja dibagian luarnya. Namun jika bayi terserang flu dan mengeluarkan lendir banyak dan menghambat pernapasannya, cara untuk mengeluarkan lendirnya adalah dengan cara dihisap dengan lembut. Caranya dengan tutup sebelah hidungnya menggunakan jari Anda, kemudian hisap bagian hidung yang terbuka. Jangan menghisap hidung kekedua lubangnya sekaligus. Jika tidak, bisa menggunakan aspirator hidung khusus bayi.

Perawatan Telinga

Sama halnya dengan bagian tubuh yang lain, telinga bayipun harus diperhatikan. Bagian telinga dalam sebaiknya tidak dibersihkan. Bersihkan jika ada kotoran yang mencapai luar. Cara membersihkannya, gunakan cotton buds yang sudah dibasahi air hangat. Jika ada kotoran yang mengeras di bagian dalam telinga, sebaiknya ke dokter anak atau THT untuk dibersihkan.

Itulah beberapa tips merawat bayi baru lahir,  sebenarnya masih ada perawatan lainnya yang tidak kalah penting, seperti: perawatan rambut, kuku, lipatan-lipatan kulit, pakaian dan perlengkapannya dan masih banyak lagi. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan khususnya cara merawat bayi yang baru lahir.