Respon Masyarakat Bali Atas Pertemuan IMF dan WB - All Indonesia

Respon Masyarakat Bali Atas Pertemuan IMF dan WB



Pertemuan IMF dan Bank Dunia di Bali akan memasuki agenda utama pada tanggal 12-14 Oktober 2018. Dalam 3 hari kedepan, acara masih dalam tahap pendaftaran dan pertemuan awal. Dalam acara utama tersebut pertama akan dibahas tentang perkembangan ekonomi global.

Pagelaran acara ini juga dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia untuk mempromosikan sektor perhotelan dalam hal MICE, promosi keunikan kuliner Indonesia serta sektor bisnis penyedia layanan transportasi. Terkait peluang jangka panjang akan ada bahasan terkait kepemimpinan Indonesia di bidang ekonomi dan keuangan di mata dunia, perkembangan sektor pariwisata, produk unggulan dan investasi di Indonesia.

Terdapat pro dan kontra masyarakat Bali atas pertemuan IMF dan World Bank ini. Diantaranya adalah rencana demonstrasi dari aliansi mahasiswa Bali menolak pertemuan tahunan ini di bandara I Gusti Ngurah Rai. Staf dan karyawan hotel-hotel di Bali juga mengeluhkan pengamanan yang begitu ketat untuk acara ini sehingga mereka harus menunggu shuttle bus yang cukup lama dan rela berjalan kaki menuju tempat kerja masing-masing karena semua kendaraan harus berada di luar kawasan yang ditentukan untuk pertemuan ini.

Beberapa diantara mereka justru mendukung digelarnya acara ini karena ikut merasakan dampak positif atas dibangunnya infrastruktur di Bali, seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Pembangunan Jalan Raya.