Update Corona (Covid-19) Hari Ini 29 Maret 2020

Berikut ulasan Achmad Yulianto, Juru Bicara Penanganan Covid-19 (coronavirus) dalam konferensi pers Update corona (covid-19) Indonesia hari ini 29 Maret 2020.

Bahwa Informasi yang diberikan oleh pemerintah telah benar-benar sampai ke masyarakat dengan benar dan terlebih lagi kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah bersama-sama saling bahu-membahu menghadapi masa sulit ini dalam rangka untuk mencegah mengendalikan penyakit Covid-19.

Kita melihat bersama-sama bahwa masyarakat sudah banyak yang melaksanakan membatasi jarak. Banyak masyarakat yang sudah tidak keluar lagi dari rumah dan banyak masyarakat yang lebih mampu membantu masyarakat lain yang tidak mampu. Agar mereka bisa beristirahat, bisa berada di rumah agar tidak terinfeksi penyakit ini.

Karena kita sadari bersama manakala ada satu anggota keluarga saja yang terinfeksi maka ini akan menjadi sumber infeksi bagi anggota keluarga yang lainnya. Permasalahan ini harus kita putuskan karena rantai pemutusan penularan penyakit ini adalah dengan cara menjaga cara menjaga jarak. Disamping juga rajin mencuci tangan dengan sabun.

Saudara-saudara sekalian yang kedua saya sampaikan tentang beberapa kebijakan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Saya mengingatkan kembali bahwa inilah dasar-dasar pengendalian penyakit ini agar kita bisa memutus rantai penularannya di tengah-tengah masyarakat.

Yang bernama pahami betul bahwa penularan penyakit ini adalah dari orang yang sakit kepada orang yang sehat melalui kontak dekat. Karena penyakit ini ditularkan dari percikan-percikan ludah yang kecil-kecil atau kita mengenalnya dengan sebutan droplet dari orang yang sakit pada saat dia batuk, pada saat ia berbicara, pada saat ia bersin ke sekitarnya.

Dan apabila ada orang sehat yang ada di sekitarnya pada jarak yang kurang dari 1 meter maka besar kemungkinan bahwa droplet ini akan terhirup masuk ke dalam saluran napas orang yang sehat, akibatnya akan tertular.

Kemudian yang kedua bisa jadi droplet ini jatuh ke benda-benda sekitar yang sering disentuh secara bersama dan tidak sadar orang lain menyentuhnya juga, dan kemudian tanpa mencuci tangan langsung makan minum menyentuh mulut, menyentuh hidung, menyentuh mata, maka ini juga sangat memungkinkan untuk terjadinya pemindahan virus menuju ke bagian tubuh dia yang semula sehat.

Oleh karena itu sekali lagi menjaga jarak lebih dari 1,5 meter adalah menjadi salah satu kunci untuk mengurangi paparan ini. Di samping kita juga meminta siapapun yang menunjukkan gejala gejala seperti influenza, demam, batuk kering, disertai pilek, disertai sesak napas gunakanlah masker gar pada saat batuk maka droplet yang tidak menyebar kemana-mana. Oleh karena itu ini menjadi penting untuk kita pahami bersama.

Kemudian yang berikutnya lagi adalah cuci tangan ini menjadi sangat penting untuk kita semua cuci tangan gunakan sabun dan air yang mengalir.

Kita paham virus ini akan gampang rusak manakala terkena deterjen. Oleh karena itu saya minta betul-betul ini menjadi perhatian kita bersama, oleh karena itu saudara-saudara sekalian maka upaya-upaya ini yang merupakan basis dari penanggulangan Covid-19 ini harus kita jalankan secara bersama-sama.

Mari sekali lagi, kita lindungi yang sakit jangan di diskriminasikan, jangan di stigmatisasi tapi lindungi dia agar bisa melaksanakan isolasi diri dengan baik di rumahnya, bukan untuk dikucilkan tetapi dibantu agar dia betul-betul bisa melaksanakan isolasi diri dengan sebaik-baiknya. Kemudian untuk yang sehat juga harus dilindungi jangan sampai sakit.

Oleh karena itu Mari bersama-sama kita patuhi inilah kunci keberhasilan kita mengendalikan penyakit ini. Kita tidak punya cara yang lain. Perawatan di rumah sakit akan selektif kita lakukan untuk yang memang betul-betul terindikasi penyakit ini dan tidak memungkinkan untuk melaksanakan isolasi diri. Termasuk pada kelompok yang sangat rentan seperti orang tua, orang dengan penyakit penyakit sebelumnya seperti diabetes, hipertensi, kelainan jantung, paru-paru dan sebagainya. Inilah yang membutuhkan layanan perawatan yang maksimal. Dan inilah yang kita siapkan untuk di rumah sakit.

Oleh karena itu memang kekuatan terbesar kita adalah pada bagaimana secara bersama-sama masyarakat bisa memutuskan rantai penularan ini dengan sebaik-baiknya. Sekali lagi jagalah paling sedikit 1 meter atau lebih dari 1 meter dengan orang lain. Ini dimaknai maka jangan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berkumpul dalam jumlah yang lebih banyak dan kemudian terlalu berdekatan. Hindari kerumunan kerumunan orang, kita harus menyelamatkan diri kita dan juga menyelamatkan keluarga kita yang menunggu dirumah.

Biasakan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir minimal 20 detik dan hindari menyentuh wajah, karena mulut, mata, hidung ini rawan untuk mendapatkan infeksi dari paparan tangan kita yang belum dicuci dengan baik.

Oleh karena itu disiplin atau paling tidak tutup dengan menggunakan sapu tangan manakala batuk, bersin dan sebagainya. Selalu membiasakan untuk menjaga kebersihan rumah adalah menjadi kunci dalam kegiatan ini. Tetap berada dirumah, kita bisa bekerja dari rumah, tetap berada di rumah bisa belajar dari rumah dan kita juga mampu untuk beribadah dari rumah. Ini yang harus kita lakukan secara bersama-sama dan dengan saling mengingatkan antara yang satu dengan yang lain.

Oleh karena itu ikuti betul informasi informasi terkait dengan Covid-19. Bisa dilihat di beberapa saluran informasi, baik di website covid19.go.id, bisa juga melalui call center 119, 117 dan banyak sekali di tempat-tempat yang lain terkait dengan informasi-informasi yang benar.

Ini yang penting untuk kita pahami dan kita jalankan bersama-sama. Mari saling mengingatkan. Mari saling menjaga agar seluruhnya bisa kita kendalikan secara baik.

Kemudian berikutnya saya akan melaporkan tentang perkembangan jumlah kasus dari pemeriksaan laboratorium dilaksanakan di seluruh Indonesia. Kita sudah melaksanakan pemeriksaan lebih dari 6500 (enam ribu lima ratus) spesimen, enam ribu lima ratus orang, maksud saya di dalam kaitan dengan pemaksaan ini di mana sekarang kita pahami bahwa ada penambahan kasus baru positif sebanyak 130 sehingga jumlah sekarang menjadi 1285 kasus positif. Kemudian Kasus yang sudah sembuh pasien yang sudah sembuh bertambah 5 orang sehingga total menjadi 64 orang kemudian pasien meninggal bertambah 12 menjadi 114 orang.

Oleh karena itu mereka sadari betul bahwa penambahan angka kasus positif ini, sekali lagi masih menggambarkan bahwa di luar di lingkungan masyarakat masih ada kasus positif yang belum melaksanakan isolasi. Masih ada penularan karena kontak dekat. Masih ada yang belum rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Oleh karena itu saya minta kepada masyarakat seluruhnya bahwa, kembali lagi, jaga jarak di dalam berkomunikasi sosial baik dengan orang di luar rumah ataupun yang di dalam rumah. Upayakan tetap berada di rumah. Apabila terpaksa sekali berada keluar rumah maka jaga jarak. Hindari kerumunan, kemudian gunakan masker manakala kita terpaksa harus berada dalam suatu kerumunan orang yang demikian banyak. Cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Hindari menyentuh wajah, ini menjadi penting karena disinilah sebenarnya penularan cukup banyak terjadi. Kemudian praktekkan betul etika pada saat batuk dan bersin. Tutup dengan masker atau menggunakan sarung tangan.

Tetap aman dan produktif di rumah, saling menjaga di antara sesama anggota keluarga jangan sampai yang sehat menjadi sakit. Kita pertahankan yang sehat tetap sehat dan kita upayakan yang mulai sakit untuk tidak menjadi sakit dan tetap berada dalam posisi yang sehat dengan pola hidup bersih sehat asupan gizi yang cukup dan istirahat yang teratur.

Kemudian yang sakit, mari sama-sama kita lindungi, kita arahkan supaya bisa dilayani, dirawat dengan baik sehingga mereka menjadi cepat sembuh.

Lakukan semua dengan disiplin. Mari kita menjadi pahlawan untuk melindungi diri, untuk melindungi orang lain dan untuk melindungi seluruh bangsa ini. Kami optimis pasti kita kan bisa terima kasih selamat sore

Demikian ulasan Achmad Yulianto, Juru Bicara Penanganan Covid-19 (coronavirus) dalam konferensi pers Update corona (covid-19) Indonesia hari ini 29 Maret 2020. Semoga bermanfaat.


Comments are closed here.