5 Hal Yang Harus Tahu Agar Memiliki Desain Rumah Sehat

Desain Rumah Sehat

Memiliki hunian yang nyaman dan sehat merupakan dambaan dan impian. Rumah idaman bukan sekedar tampilan luarnya saja yang indah, namun memiliki ruangan yang lengkap dan didukung dengan desain rumah sehat. Seperti apa kriteria rumah sehat itu? Untuk mengetahuinya simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Fungsi Rumah

Fungsi utama rumah selain menjadi tempat berkumpul bersama keluarga juga menjadi tempat istirahat yang nyaman. Rumah yang nyaman memiliki perpaduan antara ruangan, desain interior, desain eksterior dan material bangunan.

Rumah yang sehat tidaklah mahal, bisa disesuaikan dengan dana anggaran yang Anda miliki. Desain yang tepat dalam memadukan elemen-element tersebut, niscaya bisa membuat rumah impian terwujud. Selain memberikan keindahan secara visual, rumah yang nyaman bisa memberikan efek positif bagi penghuninya.

Apabila Anda berencana membangun rumah, pastikan konsep dan desainnya sesuai dengan kebutuhan. Misalnya membuat daftar ruangan-ruangan yang dibutuhkan. Pastikan tidak ada yang terlewat, agar dikemudian hari tidak perlu perombakan.

Sirkulasi Udara

Elemen yang penting rumah adalah jendela sebagai ventilasi keluar masuknya udara. Dengan adanya ventilasi udara yang masuk menjadi lebih sehat. Selain itu sinar matahari yang masuk bisa membuat suhu ruangan hangat, tidak lembab dan mencegah munculnya jamur dan bakteri pada dinding atau furniture.

Ada banyak jenis jendela yang bisa Anda pilih, misalnya model jendela rangkap. Jendela ini merupakan penerapan desain jendela zaman dulu. Disebut rangkap karenabagian dalamnya terdiri dari kaca dengan bukaan ke dalam. Sedangkan bagian luarnya bisa dibuka ke luar. Fungsinya adalah bisa sekaligus sebagai pencahayaan alami dan ventilasi udara.

Selain berfungsi sebagai ventilasi, dengan adanya jendela bisa memberikan pemandangan sekitar rumah.

Penempatan Dan Posisi Ruangan

Menetapkan fungsi ruangan juga merupakan poin penting yang harus diperhatikan. Posisi ruangan dapat mempengaruhi suhu di dalam ruangan. Misalnya ruangan yang banyak digunakan beraktivitas saat siang hari, seperti ruang tamu posisi yang tepat di sebelah barat. Sedangkan ruangan yang banyak digunakan sore sampai malam, seperti: kamar tidur dan ruang keluarga bisa ditempatkan di bagian timur.

Penempatan tersebut karena di bagian barat ruangan akan terasa lebih sejuk pada waktu pagi hari. Sedangkan sore hari, matahari sudah mulai bergerak ke arah barat, sehingga bagian timur yang akan lebih sejuk.

Halaman Dan Tanaman

Selain membuat hunian menjadi asri, tanaman bisa memberikan efek sejuk alami. Penting untuk memperhatikan kondisi tanaman di halaman. Bersihkan halaman dengan rutin jangan sampai daun-daun kering menumpuk sehingga membuat area halaman menjadi kotor. Pastikan tanaman tidak mengganggu udara yang keluar masuk dari jendela rumah.

Lalu bagaimana apabila tidak memiliki halaman? Jangan khawatir, Anda masih bisa memiliki kebun dengan memanfaatkan atap rumah atau menyimpan tanaman di dalam pot yang disimpan di beranda rumah.

Ketinggian Plafon

Bagus tidak-nya sirkulasi udara dapat dipengaruhi oleh ketinggian palfon. Jarak antara atap dengan plafon juga menentukan suhu ruangan. Desain plafon rumah yang tinggi bisa membuat udara yang masuk lebih banyak dan menahan hawa panas dari matahari. Minimal ketinggian plafon yang ideal kira-kira 3 meter atau lebih.

Nah, sekarang Anda sudah mendapatkan gambaran desain rumah sehat dan nyaman. Jika masih bingung dan bimbang, bisa konsultasikan terlebih dulu kepada ahli perancang bangunan atau arsitek. Tentu saja rumah idaman milik Anda harus tepat dan sesuai dengan kebutuhan.