Tradisi Unik Bangsa Indonesia - All Indonesia

Tradisi Unik Bangsa Indonesia



Tradisi adalah hal yang selalu menarik untuk dibahas. Selain belajar tentang tradisi, juga belajar tentang perbedaan masing-masing daerah tersebut. Setiap daerah tentu mempunyai tradisi tersendiri dan setiap masing-masing ketradisian tersebut ada hal yang unik untuk diperhatikan. tradisi unik bangsa Indonesia juga mempunyai berbagai macam keunikan berbeda-beda.

Tradisi Unik Bangsa Indonesia Beserta Nama Daerahnya

Keunikan tersebut akan dibahas dalam artikel ini beserta nama daerah dan hal-hal yang menarik di daerah tersebut, di antaranya:

1. Ritual Tilah di Dayak Kalimantan Tengah

Ritual ini dilakukan untuk mengantarkan tulang belulang orang yang sudah meninggal ke tempat perintirahan terakhir yaitu Sandung. Sebelumnya setelah mayat dikubur sementara, setelah itu dibakar hingga tersisa tulang belulang. Tulang belulang manusia itulah yang diambil untuk melakukan ritual. Di tengah-tengah ritual akan diadakan tari menari, nyanyian khas suku Dayak, dan menyembelih hewan qurban.

2. Dugderan di Semarang

Tradisi ini dilakukan untuk mencurahkan rasa rindu pada bulanRamadan. Biasanya dilakukan 1-2 minggu sebelum datangnya Ramadan. Diawali dengan  adanya pasar rakyat. Setelah itu karnaval dari barisan merah putih dan juga pelajar, drumband,mobil hias, kereta kencana dan pasukan berkuda.

3. Tabuik di Minangkabau Sumatera Barat

tradisi ini untuk memperingati bulan Asyura’ akan gugurnya cucu nabi Muhammad Saw, yaitu Imam Husen. Biasanya Asyura’ dikenang pada tanggal 10 Muharram dan Tabuik adalah kata yang diambil dari bahasa Arab “Tabut” yang artinya peti kayu. Menurut legenda di Minangkabau muncul makhluk berwujud kuda vegasus dengan kepala manusia di bulan Muharram. Sehingga diadakannya festival Tabuik dengan membuat tabuik raksasa di mana pada bagian-bagian patung tersebut mempunyai arti.
Seperti bagian bawah Tabuik dianggap perwujudan urak, burak dan peti yang membawa jenazah Husen bin Ali, bahkan tabuhan gendang pun disimpolkan sebagai mengenang peristiwa yang menyebabkan kematian Husen Ali.

4. Karapan Sapi di Madura

tradisi ini dijadikan tradisi untuk menaikkan status sosial seseorang. Karapan sapi yaitu melakukan balapan sapi/kerbau dengan jarak 100 m, dan yang tercepat di garis finish dialah yang dianggap tercepat. Biasanya diadakan di bulan Agustus atau September.

5. Debus di Banten

Merupakan salah satu seni bela diri di Banten dan sudah ada sejak abad ke-16. Awalnya hanya kombinasi suara dan seni tari, namun abad ke-18 atraksi pun berkembang menjadi ilmu kekebalan, seperti menusuk perut dengan beda tajam, menusuk lidah, mengiris badan, membakar tubuh dan adegan berbahaya lainnya.

6. Kasada di Bromo 

Kasada merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Bromo di hari ke-14 bulan Kasada. Tradisi ini melakukan penyembahan sesajen kepada Sang Hyang Widhi.
Sesajen itu diberikan sebagai wujud syukur karena diberikan kesehatan dan hasil panen yang berlimpah. 

7. Tradisi Potong Jari di Papua

Tradisi ini dilakukan ketika ada salah satu anggota keluarga suku Dani meninggal dunia. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan kesedihan dan kehilangan orang yang mereka sayangi.
Selain itu jari yang sudah dipotong dianggap untuk menyeimbangkan hubungan keluarga dengan yang sudah meninggal, dan jari anggota yang hidup pun harus dikorbankan. Biasanya yang dipotong jarinya adalah wanita.

tradisi unik bangsa Indonesia di atas, merupakan tradisi yang masih dilestarikan dan dipertahankan Masyarakat, walau ada beberapa yang dilarang karena dianggap tidak manusiawi, seperti tradisi potong jari. Namun dari tradisi tersebutlah kita bisa mengenali beberapa tradisi dan sejarah di Indonesia.